Langkahmu adalah langkahmu sendiri, tak peduli denganku yang telah atau
akan mengikutimu dari belakang. Kamu egois, itu yang dikatakan orang namun
bagiku kamu realistis karena aku bukanlah siapa-siapamu. Aku hanyalah bayangan
yang selalu mengikuti bendanya, benda yang mungkin tak tahu bahwa dia tidak
sendirian menjejak dunia.
Hari berjalan seperti biasa kamu melangkah di setapak kecil lalu
menyebrang dan melewati jalan yang lebih lebar. Aku tetap setia di sini, di
sisimu. Namun pagi ini entah kenapa rasanya matahari tak seperti biasanya bersinar
dengan terik, mendung sedikit menutupinya, itu membuatku menjadi
samar-samar. Aku sedikit khawatir akan menghilang dari sampingmu, aku takut pergi, takut tak lagi melihatmu namun kamu tak terpengaruh dengan hal itu, kamu masih tetap bisa berjalan tanpaku.
Semakin hari semakin tipis bayangan ini, mungkin sedikit lagi aku akan benar-benar pergi dari hidupmu. Aku sedikit menjauh darimu ketika itu, kamu bersama seseorang yang sepadan denganmu, seorang yang pantas berada di sampingmu. Kamu tertawa lepas, kamu terlihat sangat bahagia dengannya, dan kali ini aku benar-benar yakin, aku harus pergi, menjauh dan melebur bersama angin. Karena kamu tak lagi sendirian.

Komentar
Posting Komentar